Pengertian Kapilaritas ( Artikel Lengkap )

September 01, 2017
Kapilaritas adalah efek gabungan dari kekuatan kohesif dan perekat yang menyebabkan air dan cairan lain meningkat dalam tabung tipis atau ruang terbatas lainnya. Di dalam sebuah tabung kaca tipis, kekuatan perekat, tarik antara air dan dinding kaca, menarik air hingga sisi tabung kaca untuk membentuk meniskus.
Kekuatan kohesif, daya tarik dari molekul air satu sama lain, kemudian mencoba untuk meminimalkan jarak antara molekul air dengan menarik bagian bawah meniskus melawan gaya gravitasi.

Pengertian Kapilaritas

Kapilaritas adalah peristiwa naik atau turunnya permukaan zat cair pada pipa kapiler, seperti yang diperlihatkan pada Gambar di bawah. Pada gambar tersebut, diameter dalam pipa kapiler dari kiri ke kanan semakin kecil. Semakin kecil diameter dalam pipa kapiler, kenaikan permukaan air di dalam pipa kapiler akan semakin tinggi.
Permukaan zat cair yang membasahi dinding, misalnya air, akan naik. Adapun yang tidak membasahi dinding, seperti raksa, akan turun. Dalam kehidupan sehari-hari, contoh-contoh gejala kapiler adalah sebagai berikut. Minyak tanah naik melalui sumbu lampu minyak tanah atau sumbu kompor, dinding rumah basah pada musim hujan, air tanah naik melalui pembuluh kayu.
Contoh kapilaritas dalam kehidupan sehari-hari :
1. Naiknya minyak pada sumbu kompor dan obor minyak tanah
2. Naiknya air tanah menuju daun pada tumuhan.
3. Meresapnya air pada kain yang direndam
Tabung pipa kapiler
Tabung pipa kapiler
4. Basahnya tisu yang salah satu ujungnya terendam air.
5. Naiknya air pada musim hujan sehingga dinding rumah basah.
6. Air menggenang dapat diserap dengan kain pel, spons, atau kertas isap,
7. Cairan tinta yang tumpah dapat diserap oleh kapur tulis atau kertas isap

Baca Juga:

Pengertian Kecepatan Terminal Beserta Penjelasannya



Peristiwa air membasahi dinding, atau raksa tidak membasahi dinding dapat dijelaskan dengan memperhatikan gaya tarik-menarik antarpartikel. Gaya tarik-menarik antarpartikel sejenis disebut kohesi, sedangkan gaya tarik menarik antarpartikel tidak sejenis disebut adhesi.
Air membasahi dinding kaca karena adanya gaya kohesi antarpartikel air yang lebih kecil daripada gaya adhesi antara partikel air dan partikel dinding kaca. Sedangkan, raksa memiliki gaya kohesi lebih besar daripada gaya adhesinya dengan dinding kaca sehingga tidak membasahi dinding kaca.
Gaya adhesi air yang lebih besar dari kohesinya menyebabkan permukaan air berbentuk meniskus cekung, sedangkan gaya kohesi raksa lebih besar dari gaya adhesinya sehingga menyebabkan permukaan raksa berbentuk meniskus cembung. Jika zat cair dimasukkan ke dalam suatu pipa kapiler, permukaan zat cair tersebut akan melengkung. Permukaan melengkung zat cair di dalam pipa disebut meniskus.
loading...

Artikel Terkait

Previous
Next Post »