Peninggalan Sejarah Bercorak Islam di Indonesia Lengkap

August 12, 2017
Proses berkembangnya Agama Islam di Indonesiameninggalkan telah mempengaruhi corak dan kebudayaanIndonesia asli. Percampuran unsur-unsur budaya antara budayaIslam dan budaya asli Indonesia melahirkan akulturasi kebudayaan.Perwujudan akukturasi kebudayaan itu dalam bentuk senibangunan dan arsitektur, seperti mesjid, keraton, nisan makam,seni tulis indah atau kaligrafi, dan seni sastra.

a. Mesjid
Dalam seni bangunan wujud akulturasi budaya Islam danbudaya tradisional Indoneesia
yang paling menonjol ada padabangunan mesjid. Bagi pemeluk Agama Islam, mesjidmerupakan tempat suci bagi umat Islam untuk melakukanperibadatan. Mesjid yang ada di Indonesia memiliki ciri-ciriarsitektur yang berbeda dengan mesjid-mesjid di negara lain.

Mesjid-mesjid kuno yang ada di Indonesia mempunyai ciri khasperpaduan budaya Islam dan tradisional.Ciri khasnya adalah pada atapnya yangbertingkat lebih dari satu (atap tumpang),biasanya sampai tiga tingkat. Atap tumpangini menurut ahli sejarah merupakanperpaduan unsur budaya tradisional, budayaHindu dan budaya Islam. Bangunannyaberbentuk bujur sangkar, ada serambi dibagian samping dan belakang. Memilikifondasi yang kokoh, terdapat mihrab atautempat khotbah imam/tempat berdakwahdalam masjid. Terdapat kolam air untukmenyucikan tubuh (wudhu) sebelummelakukan ibadah.

b. Keraton
Bangunan pusat kerajaan atau kesultanan, tempat rajamenetap. Pada masa Islam di Indonesia, keraton berperanpenting baik sebagai pusat kekuasaan politik, juga berfungsisebagai pusat penyebaran Agama Islam. Keraton atau istanayang dibangun pada masa Islam berorak khas perpaduan unsurunsurarsitektur tradisional, budaya Hindu-Buddha dan budayaIslam.

Pada atapnya yang tumpang dan pintu masuk keraton yangberbentuk gapura. Letak keraton biasanya dihubungkan dengankepercayaan masyarakat, selalu menghadap ke arah utara, disebelah barat ada mesjid, dan sebelah timur ada pasar, sebelahselatan alun-alun. Tata ruang seperti merupakan tradisimasyarakat pra sejarah Indonesia yang disebut macapat. Dilapangan luas keraton terdapat pohon beringin besar.
 
 


c. Makam
Makam adalah tempat peristirahatan yang terakhir danabadi sehingga pembuatannya
selalu diusahakan untuk menjadiperumahan yang sesuai dengan orang yang dikuburnya. Makampara sultan atau raja dan tokoh Agama dibangun sepertilayaknya sebuah istana. Pada umumnya makam di kerajaandibangun di lereng sebuah bukit, seperti komplek pemakam rajarajaketurunan Mataram di Imogiri Yogyakarta

Dalam kepercayaan masyarakat pra sejarah Indonesia.Komplek pemakaman ditempatkan di atas bukit atau lereng.Pada komplek makam raja di Imogiri Yogyakarta berada di atas sebuah bukit. Makam tertua di Indonesia adalahmakam Fatimah binti Maimun yanglebih dikenal dengan putri Suwari diLeran Gresik bertahun 1082. Makam inimirip candi. Makam lainnya, sepertiMakam Syeikh Maulana Malik Ibrahim

d. Kaligrafi
Kaligrafi adalah seni tulisan indah dengan mengunakanbahasa Arab. Kaligrafi mulai berkembang pada abad ke-16, senitulis indah dalam bahasa Arab dipahatkan pada sebuah batuatau kayu. Kalimat yang diambil biasanya dari ayat-ayat suciAl-Qur'an dan Hadits. Motif kaligrafi biasanya berbentuktumbuh-tumbuhan, bunga-bungaan, pemandangan alam atauhanya garis-garis geometris saja. Seni kaligrafi Islam ini turutmewarnai perkembangan seni rupa di Indonesia. Biasa senikaligrafi dipakai untuk hiasan pada bangunan masjid, motifbatik, hiasan keramik, hiasan pada keris, hiasan pada batu nisan,dan pada dinding rumah.

e. Tradisi dan Upacara
Kebudayaan Islam yang masuk keNusantara mengalami proses akulturasidengan tradisi
dan upacara masyarakatsetempat. Misalnya, tradisi terhadapseseorang yang sudah meninggaldiadakan selamatan hari ke -1 sampai ke-7, ke-40, ke-100 dan ke-1000. Demikianjuga tradisi nyekar (ziarah ke makamdengan menaburkan bunga dan air kemakam).

Upacara-upacara keagamaan yangsampai saat ini senantiasa diselenggarakanseperti peringatan hari-haribesar Islam, misalnya Maulud Nabi, IdulFitri, Idul Adha, dan 1 Muharram.Upacara adat tradisional GrebekMaulud di daerah-daerah tertentudisertai dengan pencucian keris dandiramaikan dengan seni pertunjukanlainnya.Upacara yang berkaitan dengansiklus kehidupan, seperti kelahiran,perkawinan, dan kematian merupakanrutinitas kegiatan masyarakat Islam.Mereka memadukan dengan adatistiadat setempat.
 
 
Sumber:
http://www.mediabelajar.cf/2013/10/peninggalan-islam.html
loading...

Artikel Terkait

Previous
Next Post »