Jenis dan Fungsi Hormon Pada Tumbuhan ( Artikel Lengkap )

August 02, 2017
Hormon tumbuhan adalah zat pengatur tumbuh (ZPT) yang memiliki fungsi fisiologis mengatur pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Hormon tumbuhan (fitohormon) merupakan molekul organik yang dihasilkan oleh suatu bagian tumbuhan dan didistribusikan ke bagian yang lain. Konsentrasi hormon dibutuhkan dalam jumlah yang rendah untuk respon fisiologis. Penggolongan hormon ada dua yakni:
  • Hormon pemicu pertumbuhan (auksin, giberelin, sitokinin, etilen, kalin, dan asam traumalin)
  • Hormon penghambat pertumbuhan (asam absisat)
Artikel atau makalah hormon pada tumbuhan ini akan menjelaskan mulai dari penemu, tempat diproduksi hormon, dan fungsinya. Berikut adalah penjelasan mengenai macam-macam hormon pada tumbuhan beserta fungsinya:
1. Hormon Auksin 
Penemu hormon auksin adalah Fritz Went (Peneliti asal Belanda). Struktur hormon auksin yang paling dikenal adalah IAA (Indole Acetic acid), yang mirip dengan asam amino triptophan. Aktivitas hormon auksin dihambat oleh cahaya matahari. Cara membuat hormon auksin yakni disentesis di meristem apikal, daun-daun muda dan biji. Fungsi hormon auksin pada tumbuhan adalah:
a. Merangsang pemanjangan sel pada daerah titik tumbuh.  
b. Merangsang pembentukan akar
c. Merangsang pembentukan buah tanpa biji (partenokarpi)  
d. Merangsang differensiasi jaringan pembuluh
e. Merangsang absisi (pengguguran pada daun)  
f. Berperan dalam dominasi apikal

hormon tumbuhan untuk penyembuhan luka, letak hormon tumbuhan, laporan hormon tumbuhan, hormon pada tumbuhan dan letaknya, hormon tumbuhan yang mempengaruhi penutupan luka, hormon yang memperbaiki luka tumbuhan, hormon tumbuhan yang berperan merangsang lapisan aleuron, hormon tumbuhan yang berperan merangsang lapisan aleuron pada biji, hormon pada tumbuhan beserta letaknya, hormon tumbuhan menurun, hormon tumbuhan menghambat penuaan, hormon manusia tumbuhan dan hewan, hormon mempengaruhi tumbuhan, hormon tumbuhan yang merangsang pertumbuhan sel baru pada jaringan luka, hormon tumbuhan yang memacu pertumbuhan, hormon tumbuhan yang memicu pertumbuhan dan perkembangan, hormon tumbuhan yang merangsang pemanjangan sel adalah, apakah hormon tumbuhan mempengaruhi pertumbuhan sekunder, hormon tumbuhan yang merangsang pertumbuhan sel baru, hormon tumbuhan yang menghambat pertumbuhan, hormon tumbuhan yang mempengaruhi pematangan buah, hormon tumbuhan yang merangsang pembungaan pada temperatur rendah, hormon tumbuhan yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan, hormon tumbuhan yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan adalah, nama hormon tumbuhan dan fungsinya, nama hormon tumbuhan yang memacu pertumbuhan dan perkembangan, nama hormon tumbuhan beserta fungsinya, hormon tumbuhan organik, hormon organ tumbuhan, cara membuat hormon tumbuhan organik, hormon dan organ tumbuhan, hormon pembentukan organ tumbuhan, hormon pada organ tumbuhan, hormon pembentuk organ tumbuhan, hormon pertumbuhan organ tumbuhan, hormon yang dihasilkan oleh tumbuhan, obat hormon tumbuhan, hormon yang mempengaruhi organ tumbuhan, hormon kalin mempengaruhi organ tumbuhan, hormon yang dihasilkan oleh tumbuhan dan fungsinya, hormon pada tumbuhan dihasilkan oleh, hormon tumbuhan pertama yang berbentuk gas yaitu, hormon pada tumbuhan, hormon pada tumbuhan dan fungsinya, hormon pada tumbuhan pdf, hormon pada tumbuhan yang berperan dalam pemasakan buah adalah, hormon pada tumbuhan adalah, hormon pada tumbuhan yang berfungsi untuk merangsang pembentukan bunga disebut, hormon pada tumbuhan dan hewan, hormon perangsang tumbuhan
Pengaruh cahaya matahari terhadap aktivitas auksin. (a) saat cahaya matahari tepat di pucuk,
(b) saat cahaya matahari berada di sisi pucuk sehingga akan menyebabkan (c) pemanjangan yang membengkok.


2.  Hormon Giberelin 
Penemu hormon giberelin adalah Eiichi Kurosawa. Hormon giberelin disintesis di meristem tunas apikal dan akar, daun muda dan embrio. Fungsi hormon Giberelin adalah:
a. Merangsang pemanjangan batang dan pembelahan sel.  
b. Merangsang perkecambahan biji 
c. Memecah dormansi biji 
d. Merangsang pembungaan dan pembuahan.  

3.  Hormon Sitokinin 
Penemu homon sitokinin adalah Van Overbeek. Hormon sitokinin disintesis dalam akar dan diangkut ke organ lain. Fungsi hormon Sitokinin adalah:
a. Bersama auksin, dan giberelin merangsang pembelahan dan pemanjang 
b. Menghambat dominansi apikal oleh auksin.  
c. Merangsang pemanjangan titik tumbuh.  
d. Mematahkan dormansi biji serta merangsang pertumbuhan embrio.  
e. Merangsang pembentukan akar 
f.  Menghambat pertumbuhan akar adventif.  
g. Menghambat proses penuaan (senescence) daun, bunga dan buah dengan mengontrol proses kemunduran yang menyebabkan kem sel-sel 

4.  Hormon Asam Absisat (ABA) 
Penemu hormon asam absisat adalah P. F. Wareing dan F.T. Addicott. Hormon asam absisat dihasilkan pada daun, batang, akar, dan buah hijau. fungsi hormon asam absisat (ABA) adalah:
a.  Mengurangi laju kecepatan pembelahan dan pemanjangan sel di daerah titik tumbuh.  
b.  Memacu gugurnya daun pada saat musim kemarau untuk mengurangi penguapan air.  
c.  Membantu menutupnya stomata daun agar mengurangi penguapan 
d.  Mengurangi laju kecepatan pembelahan dan pemanjangan sel dan bahkan menghentikannya.  
e.  Memicu bermacam-macam sel tumbuhan untuk memproduksi gas etilen.  
f.  Menyebabkan dormansi pada biji agar tidak berkecambah



5. Hormon Etilen 
Penemu hormon etilen adalah R. Gene (1934). Hormon etilen dihasilkan oleh jaringan buah yang sedang matang, buku batang, daun, dan respons bunga yang menua. Fungsi hormon Gas Etilen adalah:
a.  Mempercepat pematangan buah.
b.  Menghambat pemanjangan akar, batang, dan pembungaan.
c.  Menyebabkan pertumbuhan batang menjadi kokoh dan tebal.
d.  Merangsang proses absisi.
e.  Etilen dan auksin saling berinteraksi untuk memacu proses pembungaan.
f. Etilen dan giberelin saling berinteraksi mengontrol rasio bunga jantan dengan bunga betina pada tumbuhan monoecious
 
 
Baca Juga:

Fungsi Bagian Utama Tumbuhan ( Artikel Lengkap )



6.  Hormon Asam Traumalin
Hormon asam traumalin disebut juga hormon luka atau kambium luka. Fungsi hormon asam traumalin yakni merangsang sel-sel pada daerah luka menjadi jaringan yang bersifat meristematik sehingga akan mempercepat proses penutupan pada bagian yang luka.

Selain itu terdapat vitamin B12 (riboflavin), piridoksin (vitamin B6), asam askorbat (vitamin C), thiamin (vitamin B1) dan asam nikotinat yang merupakan jenis vitamin yang dapat mempengaruhi pertumbuhan. Vitamin tersebut berperan sebagai kofaktor


7.  Hormon Kalin 
Hormon kalin dihasilkan pada jaringan meristem.  Fungsi hormon kalin adalah memacu pertumbuhan organ tubuh tumbuhan.  Macam-macam hormon kalin beserta fungsinya adalah sebagai berikut:
a. Filokalin, fungsi hormon filokalin adalah memacu pertumbuhan daun.
b. Kaulokalin, fungsi hormon kaulokalin adalah memacu pertumbuhan batang.
c. Rizokalin, fungsi hormon rhizokalin adalah memacu pertumbuhan akar.
d. Antokalin, fungsi hormon anthokalin adalah  memacu pertumbuhan bunga.
loading...

Artikel Terkait

Previous
Next Post »